Mataram, NTB – Pujawali pertama Pura Jagadnatha Sangkara Hyang berlangsung meriah selama tiga hari, mulai 17 hingga 19 September 2024. Acara ini merupakan perayaan tahunan yang jatuh setiap purnama ke-3. Dalam rangkaian acara di Pura Jagatnatha, beberapa tamu penting turut hadir, antara lain Ketua Kerama Pura Ir. I Nengah Sugiartha, perwakilan Wali Kota Mataram I Nyoman Swandyasa, M.H., Bimas Hindu I Gde Subrata S.E., S.Ag., dan seniman Tari Topeng Jero Mangku Sena.
Kegiatan di hari pertama diawali dengan hiburan Tari Pendet, diikuti dengan sambutan dari Ketua Kerama Pura, Ir. I Nengah Sugiartha. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, “Saya atas nama pengurus mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran bapak/ibu sekalian. Pada acara pujawali ini, kita telah melakukan Mendak Tirta, mengunjungi Gunung Agung di Pura Gunung Sari, serta Gunung Rinjani di Pura Suranadi.”

Perwakilan Wali Kota Mataram, I Nyoman Swandyasa, M.H., juga memberikan sambutan singkat namun bermakna. Beliau menegaskan, “Kami sangat bangga dengan pencapaian Pura Jagadnatha Sangkara Hyang. Pujawali ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan ajaran luhur agama dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan di Kota Mataram, yang dikenal dengan semangat HARUM – Harmoni, Aman, Ramah, Unggul, dan Mandiri.” Sambutan ini menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di kota yang majemuk ini.
Selain ritual keagamaan, acara Pujawali ini juga dimeriahkan dengan hiburan malam dan kehadiran Pohon Kalpataru, pohon simbol keberuntungan yang diisi dengan 210 buah Kalpataru. Setiap malam, mulai pukul 12 tengah malam, 70 buah dipetik oleh peserta sebagai simbol keberuntungan dan berkah bagi para umat.
Dengan penuh khidmat, Pujawali Pura Jagadnatha Sangkara Hyang diharapkan menjadi perayaan tahunan yang terus mendukung semangat kebersamaan dan persatuan umat Hindu di Kota Mataram. (sahri)
